Skip to content

Keindahan Pulau Tidung Dan Eksotisme Di Dalamnya

September 28, 2011

Keindahan Dan Eksotisme Pulau Tidung


 

 

 

 

 

 

Pulau Tidung – Keindahan dan eksotisme pulau tidung telah banyak diakui oleh banyak orang terutama untuk meraka yang telah langsung berkunjung kesana, keindahan warna-warni terumbu karang dan ikan kecil yang berenang liar dan riang, tergambar jelas melalui kacamata snorkel memang memberikan sensasi yang berbeda

 

 

 

 

Pulau tidung termasuk kedalam gugusan kepulauan Seribu. Terbagi atas dua pulau, Tidung Besar dan Tidung Kecil, kedua pulau ini disambungkan dengan sebuah jembatan penghubung, Panjang jembatan sekitar 500 m. Sehingga banyak pengunjung yang merasa tertantang untuk terjun bebas dari atas Jembatan Cinta ke laut, padahal cukup tinggi jaraknya. Yah memang Pulau Tidung yang populer dijuluki Maladewa-nya Indonesia, kemiripan indahnya sama dengan Maladewa, pulau di Lautan Hindia, 435 mil barat daya Sri Lanka.

Anda bisa mencoba berbagai aktivitas yang pastinya dapat menghilang segala penat Anda.

 

 

 

 

Snorkling

 

 

 

 

Untuk anda yang berminat mengelilingi pulau Tidung, mungkin cara terbaik dengan bersnorkeling di kawasan pulau, harga sewa kapal hanya 300 ribu rupiah. Peralatan snorkeling untuk satu orang dipatok dengan harga 35 ribu rupiah.

 

 

 

 

Sunset Romantisme Ala Pulau Tidung

 

 

 

 

Untuk anda yang menyukai suasana romantic disinilah tempat yang tepat untuk anda, banyak spot indah dan romantisme yang saying untuk dilewatkan, hal terbaik untuk menutup hari dengan panorama sunset di tambah dengan suara deburan ombak dan hembusan angin yang sepoi-sepoi menambah kesan romantisme

 

 

 

 

 

 

Sensai Bersepeda Yang Berbeda

 

 

 

 

Untuk adan yang takut air jangan takut untuk tidak dapat menikmati keindahan pulau tidung, Menikmati keindahan pulau Tidung Besar paling enak dilakukan dengan menyewa sepeda. Jalanan sebagian besar beralaskan paving block, jadi Anda tidak perlu menguasai teknik bersepeda off road. Rasakan kesejukkan angin sore saat kaki mulai mengayuh sepeda.

Kurang lebih tiga kilometer, kami sampai di jembatan kayu yang menyambungkan pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil. Pulau Tidung Kecil tidak berpenghuni.

 

Info Terkait:

Pulau Tidung

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: